Pelakor Merajalela?? Begini Cara Mengatasinya!

Mau ngomongin yang sensitif dikit boleh kali yaa.. apa itu? P.E.L.A.K.O.R alias perebut laki orang. Ga usah dijelasin ya definisinya apaan, emak udah paham sampe ke palung-palungnya ini mah..

.
Masih inget viral #layanganputus ? Cerita yg awalnya tanpa nama (nama fiktif), tiba2 serasa menemukan "jodoh"nya, bisaan aja emak netizen nemunya. Radar sensitip emak langsung bekerja kalo ada indikasi pelakor. Andai kasus Harun Masiku itu terkait pelakor, pasti hari ini udah ketangkep. Digeruduk emak-emak netijah 😁🤣
.
Back to laptop, lakon pelakor pernah juga mampir di telinga. Beberapa kali malah. Anehnya dari beberapa cerita dengan tema yang sama terdapat kesamaan dalam "jobdisk" pelakor.
.
Pelakor tentu mengincar pria yang telah memiliki pasangan sah. Umumnya bukan pria biasa, pria mapan yang bikin nyaman. Mungkin bagi mereka itu tantangan, padahal kalo laki mereka direnggut juga bakal mewek ya. Egois banget.. 😤
.
Pelakor biasanya malah ga mau dinikahi, tapi dijadikan simpanan mau. Alasannya tidak mau jadi yang kedua, maunya jadi satu-satunya. Padahal sejatinya, dengan dijadikan simpanan. Harkat, martabat dan kehormatannya sedang diinjak habis-habisan oleh si pria.
.
Kalo udah tahap begini, biasanya pasangan sah suka diteror agar minggat. Padahal yang memilih pria beristri kan dia sendiri. Jangan alasan pria menggoda dulu, karena kalo ga ada persetujuan  ya ga akan ada perselingkuhan kan?? (Tapi cowok begini perlu diulek ye makk..)
.
Belum lagi, pelakor sebenarnya tidak merasa salah atas perbuatannya mengusik rumah tangga orang. Karena ada satu mantra sakti yang akan mereka keluarkan : SUKA SAMA SUKA. Bahkan hukum pun tidak berkutik terhadap "pelanggaran seksual" atas dasar suka sama suka. Makin menyuburkan spesies manusia satu ini.
.
Gmn mak udah kesel? Siapa yang salah jadinya? Ya semua! Apapun alasannya merusak rumah tangga orang itu maksiat. Apapun alasannya selingkuh itu ya maksiat.
.
Namun perlu kita tau juga bahwa inti kenapa bisa ada "salah" itu karena adanya jebakan batman. Yakni sistem pergaulan liberal yang bikin kacau moral. Laki-laki dan perempuan tidak punya batas jelas berinteraksi. Hak asasi sering jadi dalangnya.


Ga heran sekarang tuh banyak istilah aneh2. Salah satu yang saya tau "friend with benefit", statusnya temen, tapi benefitnya udah kaya suami istri. Pelayanan totalitas dari segala lini mulai dari kasur, sumur dan dapur (you know what i mean lah yaa).
.
Dan di negara-negara barat kumpul kebo alias tinggal bersama tanpa ikatan pernikahan itu udah biasa. Jomblo udah bukan lagi soal ga punya pacar, tapi kalo tidak punya teman tinggal bersama. Sekali lagi hak asasi katanya..
.
Ada lagi "one night stand", istilah untuk kencan semalam. Kencan yg intercouse ya, bukan kencan yang ngobrol semaleman di teras rumah. Ketika pagi telah datang, pasangan ONS akan berpisah seperti ga pernah bertemu. Padahal mereka baru ML guys!! Luka tapi tak berdarah rasanya 😱😱
.
Ga hanya tumbuh suburnya pelakor, dampak sistem sosial dan sistem pergaulan liberal berdampak pula pada maraknya pelecehan seksual, LGBT, hingga kekerasan dalam rumah tangga dan dunia kerja, yang kebanyakan korbannya adalah PEREMPUAN!
.
Sampe sini setuju ya kalo perempuan perlu dilindungi dan dimuliakan??
.
Sayangnya #timfeminis salah menganalisa sumber masalah. Kejadian buruk yang diterima oleh perempuan dari zaman dulu hingga sekarang, menurut mereka disebabkan oleh ketidaksetaraan gender. Padahal sudah disebutkan tadi bahwa ini semua terjadi karena salah sistem.
.
Katakanlah, suatu ketika perempuan dan laki-laki itu udah setara. Lagipula zaman sekarang udah banyak kok yg begini, udah banyak perempuan bekerja dan berpenghasilan tinggi, yang jabatannya mentereng di swasta dan pemerintahan juga banyak. Tapi nyatanya, masalah kekerasan terhadap perempuan, perzinahan, pelecehan seksual, lgbt dsb masih marak bahkan trendnya makin meningkat dari tahun ke tahun.


Sistem yang salah harus diganti sistem yang benar. Islam sebagai agama satu-satunya yang memiliki sistem sosial dan sistem pergaulan unik sangat mampu menumpas berkembangnya pelakor, perzinahan, pelecehan seksual, LGBT hingga kekerasan pada perempuan.
.
Misal dalam rangka menumpas perzinahan, Islam bahkan melarang untuk mendekatinya. Maka, dilaranglah aktivitas khalwat, ikhtilat, pornografi, pornoaksi hingga kewajiban menutup aurat secara sempurna di depan publik. Mendekati aja ga boleh, peraturannya ketat, apalagi nyemplung di dalamnya.
.
Kalopun terjadi pelanggaran, ada hukuman yang pasti membuat jera. Hukum zina bagi yg sudah menikah adalah rajam dan cambuk bagi yg blm menikah. Hukuman ini wajib pula disiarkan. Dalam hal ini matra "suka sama suka" itu jelas ga akan berlaku ya. Selain bikin kapok juga bikin ngilu dan malu!
.
Tentu saja sistem ini tidak bisa diterapkan oleh individu atau masyarakat seorang diri, tapi penegakannya butuh institusi negara. Khilafah namanya!
.
.
#KhilafahSolusiPerempuan
#TolakFeminisme
#UninstallFeminisme

0 komentar:

Selamat datang! Berikan komentar yang nyaman dan semoga harimu menyenangkan :)