Kelas Blogging Khusus Perempuan bersama kak Prita HW Minggu kemarin (19/05) sebenarnya adalah tentang berbagi. Bukan hanya ilmu seputar perbloggingan, namun juga berbagi inspirasi.
Berlalunya banyak waktu membuat kita masing-masing
menyadari bahwa kita telah bertumbuh, meskipun juga banyak yang masih diam di
tempat (dan itu mungkin saya). Haha
Lama tidak terlibat dengan kelas blog di dunia nyata,
karena biasanya saya mengisi kelas blog di dunia maya bersama Revowriter.
Selain bertemu dengan orang baru, masing-masing orang juga memiliki cerita yang
luar biasa.
Benar kata seseorang, “Teman itu ngajak benar bareng,
bukan gila bareng.” Berapa banyak teman yang kita miliki? Tapi tentu tak
semuanya akan mengajak kita pada sesuatu yang benar, kebanyakannya diam,
seperti prinsip kapitalisme zaman sekarang. Loe-loe, gue-gue. Ah, repot..
Bila ini tentang blog, kelas ini adalah permulaan
tepat bagi pemula untuk memulai langkah pertama dengan benar. insyaAllah ga
akan tersesat. Hehe.. Alhamdulillah juga ketika saya mencari Rozy Collection 2
yang merupakan lokasi tempat kelas berlangsung juga tidak tersesat. Alamatnya
ada Jln Matrip 4/68A. Gampang kok nyarinya. Meskipun ketika sampai di sana,
saya yang membawa jagoan kecil jadi salfok. Yup, jagoan kecilnya jadi belanja
baju lebaran di sini. Alhamdulillah (lagi) hal ini membuat saya terhindar dari
keramaian mall yang suka bikin pusing kepala.
Kelas ini memang khusus pemula, dan mengingatkan saya
ketika ikut kelas blog untuk pertama kalinya. Tentang “WHY” memilih blog?? Dan
rasanya mulai tertampar karena hampir setengah tahun ini “kurang merawat” blog
ini. Ga usah tanya alasannya, intinya males. Hihi
Padahal kalau dipikir-pikir banyak hal sudah di dapat
dari blog. Memang bukan materi, tapi paling tidak menulis di blog seringkali
(dahulu) menenangkan saya dari kemelut sulitnya menata hati dan menata hidup. Dan
tetap saya usahakan menjadi wasilah dakwah. Tahu kan? Kehidupan zaman sekarang
masih amat sangat edan dan beringasan. Mudah-mudahan ini menjadi kontribusi,
meskipun amat kecil bagi kehidupan ini, untuk kebangkitan Islam kembali.
Seringkali memang kita kehilangan semangat menggebu
yang muncul di awal ketika kita memulai sesuatu, seiring berjalannya waktu,
semangat itu timbul tenggelam seperti lilin yang mulai meleleh. Saat-saat
seperti ini kita perlu teman untuk mengajak kita kembali menemukan semangat
itu, dan semangat untuk “benar” bersama tentunya. Banyak-banyak terlibat dalam
kegiatan blog begini membuat saya sedikit-banyak mendapat semangat dan saudari
baru.
Jadi, benar adanya bila kita dekat dengan penjual
minyak wangi, mungkin dia akan memberi kita minyak wangi, atau kita bisa
membeli minyak wangi darinya. Bila tidak keduanya, maka paling tidak dapat bau
harum darinya.
Mau semangat blog kembali, sering-seringlah
berinteraksi dengan blogger dan ikutan kelas blog untuk memperbarui ilmu.




















