Tas Hermione Granger dan Rezim Boneka

// Tas Hermione Granger dan Rezim Boneka //
.
.
Kata dek @maha.raninew kalo kita pengin memiliki sesuatu, sholawatin aja, biar segera jadi milik kita. Nah, kalo fotonya aja, kaya gini, kira2 mustajab ga ya dek?? 😂 


Ngomongin soal tas, jadi inget kisah Harry Potter yang pernah saya baca. Entah buku keberapa saya lupa. Tentang Harry dan 2 sahabatnya yang memutuskan melanglang buana untuk mencari horcrux. Dengan kata lain mereka lari karena menjadi buronan rezim.
.
Kenapa saya bilang mereka buronan rezim, krn pada saat itu kementrian sihir sudah dikuasai oleh "Dia Yang Namanya Tak Boleh Disebut". Perdana mentri (saya lupa siapa 😅) dikabarkan berada di bawah pengaruh kutukan Imperius.
.
Kutukan Imperius menempatkan korbannya dalam 'mimpi', membuatnya berada dalam kontrol penuh (mematuhi perintah apapun) si pemberi kutukan. Dengan kata lain perdana mentri adalah rezim boneka.
.
Tuduhan yg diberikan pada Harry dkk antara lain Harry terlibat dalam pembunuhan Dumbledore, Hermione dianggap sebagai pencuri sihir (krn dia muggle/manusia yg menurut rezim seharusnya tidak memiliki kemampuan sihir), membawa kabur salah 1 harta berharga Hogwarts yakni pedang Godric Griffindors.

Tentu saja semua tuduhan ini hoax. Padahal intinya petahana ingin melanggengkan kekuasaan aja, dengan berusaha menyingkirkan siapapun yang berbahaya bagi kekuasaannya.

Jadi bener tuh kata Rocky Gerung, bahwa "pembuat hoax terbaik adalah penguasa. Karena mereka memiliki seluruh peralatan untuk berbohong. Intelijen dia punya, data statistik dia punya, media pun dia punya. Orang marah. Tapi itu faktanya. Hanya pemerintah yang mampu berbohong secara sempurna. Saya tidak ingin dia berbohong tapi potentially dia bisa lakukan itu."

Hermione sebagai teman tercerdas berinisiatif membawa tas tangan ajaib yang sudah dia mantrai sedemikian rupa hingga muat banyak hal. Kalo saya bilang, kantong doraemon mah bukan apa-apanya.

Tas tangan itu banyak membantu mereka selama dalam perjalanan kejar-kejaran dengan pengikut "Kau Tahu Siapa" dan pencarian horcrux ke berbagai belahan dunia.


Hingga akhirnya mereka kembali ke Hogwarts untuk menghancurkan horcrux dan menghadapi Voldemort.

Begitu Voldemort tumbang, jatuh pula segala sistem pertahanan pendukungnya. Tercerai berai, hilang, sirna tak dapat bangkit lagi seperti runtuhnya sosialisme-komunisme.

Harry dkk tahu betul bagaimana membalikkan keadaan di dunia sihir agar menjadi 'normal kembali' adalah dengan menjatuhkan Voldemort (sistem) bukan dengan mengganti perdana menteri (rezim boneka), krn siapapun yang menggantikan perdana menteri, selama Voldemort masih hidup, dia akan selalu bisa meluncurkan kutukan Imperius.

Intinya #2019GantiRezim #2019GantiSistem.

Sekian.

Jember, 06 Feb 19
Helmiyatul Hidayati


Nb. Foto tas hanya ilustrasi, tapi bisa dibeli di @hijabmalika_ yess 😋😘

0 komentar:

Selamat datang! Berikan komentar yang nyaman dan semoga harimu menyenangkan :)