Sabar


// Sabar //
Oleh : Deli Ana

Mudah diucapkan namun berat terlaksana...itulah sabar. Seringkali ketika teman, saudara atau kerabat bermasalah atau kena musibah maka kata ini pula yang kerap terlontar. "Sabar ya Bu.." atau "Sabar ya dek..", termasuk yang dikatakan Bang Sopo pada bang Jarwo, "Yang sabar ya Bang..".#eh
Di sisi lain banyak juga orangtua yang menggunakan sebagai nama anaknya, Muhammad Shobri, Sabar, Shobur atau Shobiriin..harapannya jelas agar bisa menjadi orang yang sabar dalam menjalani hidup
Itu dari sisi penggunaannya, bagaimana dengan definisinya?????eits.. sabar dulu.. hehe
Sabar merupakan kosa kata Arab yang diadopsi ke dalam Bahasa Indonesia. Mengutip dari beberapa sumber, Said bin Ali Wahf bin Wahf al-Qahthany dalam bukunya Indahnya Kesabaran, menjabarkan asal kata yang biasa kita dengar ini.
“Sabar,“ tulis al-Qahthany, berarti al-hasbu (menahan) dan al-man’u (mencegah). Lawan kata dari keduanya adalah al-jaz’u (keluh kesah). Jika dikatakan: “shabara-shabran”, maka maksudnya adalah, “tegar dan tidak berkeluh kesah"

Jelas ya kalau sabar bukan berarti diam dan berhenti ...
melainkan terus berjalan tanpa mengeluh..terus berlari tanpa henti..dan terus bangkit ketika terjatuh..jatuh lagi..bangkit lagi..demikian seterusnya

Sesekali rehat sejenak ketika lelah berjalan tuk kemudian lanjut kembali, itulah sabar
Sesekali menarik nafas panjang ketika sesak saat berlari, sabarlah namanya
Sesekali berhenti tuk mengoles luka ketika terjatuh agar kembali bisa bangkit dan berjuang, pun tergolong sabar
Jangan heran kalau sabar menempati tempat tertinggi di sisi Allah swt,
"Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.” (Az-Zumar:10)

Sebab sabar pasti ada ditengah yang hidup dan terus berjuang bukan pada yang berhenti kemudian mati
Sebab sabar bertumpu pada keyakinan akan dunia yang hanya sementara dan akhirat yang kekal menanti
Sebab sabar juga dilakukan orang-orang yang mulia, Rasulullah saw dan para sahabatnya..
Sebab sabar dalam syari’at adalah menahan diri atas tiga perkara: yang pertama: (sabar) dalam mentaati Allah, yang kedua: (sabar) dari hal-hal yang Allah haramkan, dan yang ketiga: (sabar) terhadap taqdir Allah.
Firman Allah swt, 
"Dan orang-orang yang sabar karena mencari keridhaan Tuhannya, mendirikan shalat, dan menafkahkan sebagian rezeki yang Kami berikan kepada mereka, secara sembunyi atau terang-terangan serta menolak kejahatan dengan kebaikan; orang-orang itulah yang mendapat tempat kesudahan (yang baik)“.(QS ArRa'd :22)

Semoga kita tergolong orang-orang yang bersabar disisi Allah swt..aamiin

0 komentar:

Selamat datang! Berikan komentar yang nyaman dan semoga harimu menyenangkan :)