PUSARAN KEHIDUPAN

PUSARAN KEHIDUPAN
Oleh : Rah Anny
Setiap orang pasti pernah mengalami fase yang namanya kehilangan dan berduka. Kedua fase ini merupakan bagian yang telah terintegrasi dalam diri seseorang. Dalam dunia keperawatan sendiri, telah banyak teori yang dikemukakan berkaitan dengan proses tersebut.

Apalagi jika kehilangan itu dikaitkan dengan seseorang yang sangat berarti dalam hidup. Entah itu suami, istri, anak, atau orang tua. Kondisi ini selalu bermakna tentang sebuah kesedihan.
..
Masing-masing orang pun mempunyai koping (pertahanan) yang berbeda dalam menghadapi proses kehilangan dan berduka. Ada yang dapat melewatinya dengan baik. Sehingga hal itu menjadikannya matang dalam menyikapi problematika kehidupan. Namun banyak pula orang yang kemudian jatuh pada fase yang lebih buruk yaitu depresi dan stress.
..
Akan tetapi di dalam Islam fase tersebut dinamakan dengan takdir. Takdir adalah sesuatu keadaan yang terjadi di luar kuasa manusia, sehingga dengan itu ia tidak dimintai pertanggungjawaban di sisi Allah SWT.
..
Dalam rukun Islam, ada bahasan tentang Qadha dan Qadar (takdir) yaitu dengan meyakini apapun yang diberikan dan ditentukan Allah. Semuanya baik adanya. Sehingga jika menghadapi sebuah takdir kehilangan ataupun musibah maka kita tidak akan berlama-lama dalam duka nestapa.
..
Allah SWT berfirman:
الَّذِيْنَ اِذَاۤ اَصَابَتْهُمْ مُّصِيْبَةٌ ۙ قَالُوْۤا اِنَّا لِلّٰهِ وَاِنَّـاۤ اِلَيْهِ رٰجِعُوْنَ 
"(yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka berkata Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un (sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nyalah kami kembali)."
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 156)
..

Rasulullah saw pun bersabda; "Alangkah mengagumkan keadaan orang yang beriman, karena semua keadaannya (membawa) kebaikan (untuk dirinya), dan ini hanya ada pada seorang mukmin; jika dia mendapatkan kesenangan dia akan bersyukur, maka itu adalah kebaikan baginya, dan jika dia ditimpa kesusahan dia akan bersabar, maka itu adalah kebaikan baginya" [HR. Muslim (no. 2999).]
..
MashaAllah, demikianlah seorang yang beriman. Sebab ia menyakini proses kehidupannya. Perjalanan panjang yang ditulis langsung oleh Sang Pencipta, Penulis skenario terbaik. Dari tiada, kemudian ia hadir di dunia, tumbuh dan berkembang biak untuk selanjutnya tua dan kembali hilang di telan bumi demi menghadap Sang Pencipta. Dengan membawa segala amal perbuatannya di dunia.
..
Wallahu'alam bis showab
Kaimana, 21 Januari 2018

0 komentar:

Selamat datang! Berikan komentar yang nyaman dan semoga harimu menyenangkan :)